17

Oct
2017

Mutiara Hadits Qur’an

Posted By : daarulmuttaqiin/ 964 3

“Ajal ada saatnya. Kesulitan bukan berarti harus kita sikapi dengan putus asa. Pastikan kita bisa mengenal diri dengan lebih baik, mengenal diri dengan lebih baik, mengenal kemampuan lebih maksimal. Jangan melakukan sesuatu tanpa tahu ilmu, tanpa tahu kebenaran, karena bisa jadi bumerang. Tidak usah memaksakan diri agar kelihatan lebih dari kenyataan yang sebenarnya.”

Allah menganugerahkan al-hikmah (kepahaman yang dalam tentang Al-Qur’an dan As-Sunnah) kepada siapa yang Dia kehendaki. Barangsiapa dianugerahi al-himah itu, ia benar-benar telah dianugerahi karunia yang banyak. Hanya orang-orang yang berakallah yang dapat mengambil pelajaran (dari firman Allah). (al-Baqarah: 269)

“Ampunilah kami ya Robb kami dan kepada Engkau-lah tempat kembali.” (QS Al Baqarah: 285)

“Andaikata berlaku keatas seseorang pemimpin itu TANDA-TANDA KEKUFURAN, PERBUATAN MERUBAH SYARIAT DAN PERLAKUAN BID’AH, MAKA WAJIBLAH DILUCUTKAN kepemimpinan daripadanya dan gugurlah tanggungjawab ketaatan rakyat kepadanya. Malah berkewajiban untuk memecatnya dan digantikan dengan seorang yang adil.” (Syarah Muslim — Imam Nawawi)

Apa saja musibah yang menimpa kamu adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri. (asy-Syuura: 30) Apa saja bencana yang menimpamu maka dari (kesalahan) dirimu sendiri. an-Nisaa: 79)

Apa yang diperintahkan Rasul kepadamu maka laksanakanlah. Dan apa yang dilarangnya maka tinggalkanlah.”(Q.S. Al-Hasyr : 7)

“Banyak bersikap diam adalah keindahan yang menghiasi orang yang berakal dan rahasia yang menutup-nutupi orang bodoh” (Ulama)

 

Banyak orang yang mempunyai idealisme terlalu besar untuk memperoleh sesuatu yang diinginkannya. Ia berpikir yang tinggi-tinggi dan bicaranya pun terkadang sulit dipahami. Tawaran dan kesempatan-kesempatan kecil dilewati begitu saja, tanpa pernah berpikir bahwa mungkin di dalamnya ia memperoleh sesuatu yang berharga. Tidak jarang orang orang seperti itu menelan pil pahit karena akhirnya tidak mendapatkan apa-apa.
Demikian juga dengan seseorang yang mengidamkan pasangan hidup, yang mengharapkan seorang gadis cantik atau perjaka tampan yang alim, baik, pintar dan sempurna lahir dan batin, harus puas dengan tidak menemukan siapa-siapa.

“Barangsiapa yang memegang kuasa tentang sesuatu urusan kaum muslimin, lalu dia memberikan suatu tugas kepada seseorang, sedangkan dia mengetahui bahwa ada orang yang lebih baik daripada orang itu, dia telah mengkhianati Allah, RasulNya dan kaum muslimin.” (Hadis Riwayat Al-Hakim)

“Berdo’alah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka jahannam dalam keadaan hina dina”. (QS. Al Mu’min: 60).

“Berbahagialah orang yang bisa menahan pandangan dan lisannya. Karena pandangan dan lisan yang tidak terjaga, selain mengotori hati juga akan lebih menjerumuskan dalam perbuatan dan perkataan. Minimal sia-sia dan maksimalnya maksiat. Kemampuan menahan lisan Insya Allah akan lebih banyak membawa keselamatan dibandingkan dengan orang-orang yang banyak bicara. Mereka banyak berpeluang tergelincir dengan kata-katanya, berlumur dosa. Minimal menjadi malu.” (Aa Gym)

“Berhentilah makan sebelum kenyang…” demikian sabda Rasulullah SAW. Segala sesuatu telah diatur Allah baik kadar, takaran, dan kemampuan seseorang, maka apabila kita berlebihan dari takaran dan kemampuan yang telah diberikan Allah kepada kita, ujung-ujungnya adalah kesengsaraan dan kedzoliman diri yang kita terima.” (Aa Gym)

Bermimpi tanpa mau melakukan sesuatu untuk membuat mimpi menjadi kenyataan menggiring kita kepada kehidupan yang tidak pernah menghasilkan buah.

Berpesan-pesanlah kepada  kebenaran dan Kesabaran.Beberapa kata renungan dari  Qur’an:Orang yang tidak melakukan sholat pada:– Subuh: Dijauhkan cahaya muka yang bersinar– Dzuhur :  Tidak diberikan berkah dalam rezekinya– Asar     : Dijauhkan dari  kesehatan/kekuatan– Magrib : Tidak diberi santunan oleh anak-anaknya.–  Isha’   : Dijauhkan kedamaian dalam tidurnyaAl-Quran: Sembahyanglah sebelum kau  disembahyangkan oleh orang lain. Bersabarlah kepada setiap orang, tetapi lebih bersabarlah kepada dirimu sendiri. Janganlah gelisah karena ketidaksempurnaanmu, dan bangunlah selalu dengan perkasa dari suatu kejatuhan. 

3 Comments
  • Yana tea
    November 13, 2017

    Mantap

    Reply
    • Daarulmuttaqiin
      November 22, 2017

      alhamdulillah

  • Test
    June 7, 2018

    hehe

    Reply

Leave your comment

Please enter comment.
Please enter your name.
Please enter your email address.
Please enter a valid email address.